Untuk Mengawetkan Bahan Pangan Maupun Non Pangan Metode Tertua Adalah

Mengawetkan Bahan Pangan dan Non Pangan Metode Tertua

Mengawetkan Bahan Pangan dan Non Pangan Metode Tertua

Pengenalan

Mengawetkan bahan pangan dan non pangan sudah dilakukan sejak zaman dahulu kala oleh manusia. Salah satu tujuannya adalah agar bahan tersebut tidak cepat rusak dan tetap bisa digunakan dalam jangka waktu yang lama. Di zaman modern seperti sekarang, terdapat banyak cara untuk mengawetkan bahan pangan dan non pangan, namun metode-metode tertua masih sering digunakan karena terbukti efektif dan mudah dilakukan.

Metode Pengawetan Bahan Pangan

Metode pengawetan bahan pangan yang paling tua dan paling umum adalah pengeringan. Pengeringan dilakukan dengan cara menjemur atau mengeringkan bahan pangan di bawah sinar matahari langsung. Bahan pangan yang paling sering dijemur adalah ikan, sayuran, dan buah-buahan. Selain pengeringan, pengawetan bahan pangan juga bisa dilakukan dengan cara merendam dalam garam atau cuka, atau dengan cara mengasinkan atau mengasinan.

Selain itu, pengawetan bahan pangan juga bisa dilakukan dengan cara mengawetkan menggunakan suhu rendah. Cara ini dilakukan dengan cara menyimpan bahan pangan di dalam kulkas atau freezer. Pengawetan menggunakan suhu rendah sangat efektif untuk menghindari pertumbuhan bakteri dan jamur pada bahan pangan.

Metode Pengawetan Non Pangan

Tidak hanya bahan pangan yang bisa diawetkan, bahan non pangan juga bisa diawetkan menggunakan metode-metode tertua. Salah satu cara pengawetan non pangan yang paling umum adalah pengeringan. Bahan non pangan seperti kayu atau biji-bijian bisa diawetkan dengan cara dijemur di bawah sinar matahari.

Metode pengawetan non pangan lainnya adalah pengasapan. Pengasapan digunakan untuk mengawetkan makanan seperti daging atau ikan. Cara ini dilakukan dengan cara menggantungkan makanan di atas api yang telah diberi asap dari kayu atau daun kering.

Kesimpulan

Dari beberapa cara pengawetan bahan pangan dan non pangan di atas, dapat disimpulkan bahwa metode pengawetan tertua masih cukup efektif digunakan hingga saat ini. Meskipun terdapat banyak metode pengawetan modern yang lebih mudah dan efektif, namun metode pengawetan tertua tetap menjadi pilihan yang tepat terutama bagi mereka yang ingin mengawetkan bahan pangan dan non pangan secara alami.